Teknik Sipil Unhas Terlibat pada Proyek CALOHEA

Unhas menjadi salah satu dari Perguruan Tinggi di ASEAN dan Eropa yang ikut terlibat dalam proyek CALOHEA (Measuring and Comparing Achievements of Learning Outcomes in Higher Education in Asia). Dalam kegiatan ini, ada dua program studi di Unhas yang terlibat yakni Prodi Teknik Sipil dan Prodi Kedokteran. CALOHEA disponsori oleh Uni Eropa, dengan University of Groningen dan ASEAN University Network (AUN) bertindak sebagai Koordinator Proyek. Sebelumnya, European Commission telah mensponsori proyek serupa CALOHEE (Measuring and Comparing Achievements of Learning Outcomes in Higher Education in Europe)

Internasionalisasi adalah salah satu masalah mendesak untuk Institusi Pendidikan Tinggi (IPT) Asia Tenggara, pernyataan visi dan misi serta rencana strategis menegaskan keinginan kuat dari IPT di Kawasan Asia untuk memperjuangkan Internasionalisasi demi kepentingan mahasiswa & lulusan. Apa yang tidak dimiliki oleh IPT & pembuat kebijakan adalah inti Mekanisme Pengakuan (Recognition Mechanisms). Untuk mengatasi kesenjangan ini, CALOHEA menyatukan 29 Universitas dari 8 Negara Asia Tenggara dan 5 mitra Uni Eropa yang sangat berpengalaman dalam merumuskan & membantu IPT mengadopsi Mekanisme Pengakuan inti.

Maksud utama dari CALOHEA adalah untuk berkontribusi pada internasionalisasi IPT melalui pengembangan serangkaian tindakan terkait yang sangat diperlukan untuk meningkatkan pengakuan gelar pendidikan tinggi antara Eropa dan Asia. CALOHEA hadir mendorong IPT di kawasan ASEAN dan Eropa untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan di tingkat internasional terutama bidang Teknik Sipil (pintu ke sektor rekayasa), Kedokteran (pintu ke sektor kesehatan), dan Pendidikan Keguruan (pintu ke sektor ilmu sosial).

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Dr. Ir. Prastawa Budi, M.Sc., menjelaskan bahwa pelibatan Unhas dalam Proyek CALOHEA berkaitan dengan partisipasi aktif dalam ASEAN University Network (AUN).

Unhas telah memiliki 27 program studi yang memenuhi kriteria AUN-QA (ASEAN University Network for Quality Assurance) yang memperoleh sertifikasi dalam empat tahun terakhir. Atas prestasi Unhas tersebut, kemudian AUN menawarkan Proyek CALOHEA kepada Unhas untuk mengajukan Prodi Teknik Sipil dan Kedokteran untuk ikut terlibat.

“Kedua prodi tersebut merupakan prodi yang pertama kali mendapatkan sertifikasi AUN-QA pada tahun 2016. Sehingga secara kualitas kedua prodi tersebut telah memenuhi paling tidak kerangka kualifikasi ASEAN sesuai standar kompetensi Perguruan Tinggi di negara-negara ASEAN,” jelas Prastawa.

Lebih lanjut, Prastawa menambahkan dengan keterlibatan Unhas dalam proyek CALOHEA akan berdampak pada rekognisi oleh berbagai perguruan tinggi yang terlibat dalam proyek terutama di ASEAN dan Eropa.

Untuk Subject Area Group Teknik Sipil, Prodi Teknik Sipil Unhas adalah salah satu partisipan di antara 16 Perguruan Tinggi di 9 negara ASEAN dan Eropa. Dimana, delegasi Prod Tekni Sipil Indonesia diwakili oleh Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Proyek ini berlangsung selama 3 tahun (2021-2024) untuk melahirkan dan mengadopsi 3 Mekanisme Pengakuan inti.

Subject Area Group: Civil Engineering

Coordinator: Universiti Sains Malaysia (Malaysia)
Co-coordinator: Ho Chi Minh City University of Technology (Vietnam)

Participant:
Institute of Technology of Cambodia (Cambodia)
University of Montpellier (France)
Universitas Hasanuddin (Indonesia)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Indonesia)
Universitas Pendidikan Indonesia (Indonesia)
National University of Laos (Laos)
Souphanouvong University (Laos)
Universiti Teknologi Malaysia (Malaysia)
University Malaya (Malaysia)
University of San Agustin (Philippines)
University of Porto (Portugal)
Chulalongkorn University (Thailand)
Naresuan University (Thailand)
National University of Civil Engineering (Vietnam)